• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday198
mod_vvisit_counterYesterday523
mod_vvisit_counterThis week3830
mod_vvisit_counterLast week7749
mod_vvisit_counterThis month17843
mod_vvisit_counterLast month32252
mod_vvisit_counterAll days807415

We have: 19 guests online
Your IP: 54.161.116.225
 , 
Today: Oct 20, 2018

Kembangkan Kelompok Gotong Royong Perkebunan

PDF 

https://trend.fajar.co.id/wp-content/uploads/2017/12/Jokowi.jpg

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Masalah pertanian bukan di sisi budidaya tanaman melainkan pada sisi tata niaga. Demikian Presiden Jokowi sampaikan dalam arahannya pada saat Rakornas PDIP di Convention Exhibition, Tangeran (16/12)

Jokowi menegaskan meningkatkan kesejahteraan petani harus berawal dari penguatan kelembagaan berbasis kelompok Kelompok besar gotong royong. Sehingga petani bisa menjual sendiri hasil produknya langsung ke pasar.

“Kalau mereka dalam kelompok gotong royong maka mereka akan memiliki kekuatan modal. Mereka akan memiliki kekuatan pemasaran seperti perusahaan-perusahaan besar. Kalau petani nelayan tidak diorganisir, mereka bekerja sendiri-sendiri, sampai kapanpun petani nelayan tidak bisa sejahtera”, tegas Jokowi.

 

Jokowi mencontohkan pada petani beras bagaimana petani bisa mengolah sendiri, mengiringkan hingga mengemas produknya. Lalu kemudian memasarkan produknya langsung ke komsumen.

Terkait dengan perkebunan pengembangan kelompok gotong royong bukan saja relevan namun sudah memiliki contoh-contoh konkrit.

Menurut Gamal Nasir, pengamat perkebunan, salah satu embrio yang nyata dan terus berkembang adalah Lembaga Ekonomi Masyarakat Sejahtera. Kelembagaan ini berbasis gotong royong dan telah berkembang di Sulawesi Tenggara dan membentuk jejaring antar desa, antar kabupaten. Bahkan beberapa LEMS pada tingkat desa di Sulawesi Tenggara telah mampu menghimpun modal hingga Milyaran Rupiah.

Saat ini pemerintah mendorong pengembangan kelembagaan organisasi gotong royong tersebut agar sehingga terbentuk kekuatan lintas Provinsi. Sehingga pada akhirnya pasaran produk dapat terkolektivisasi antar Provinsi.

“Selain LEMS, beberapa kelembagaan petani kakao di Blitar, Jawa Timur, Tabanan, Bali, tidak hanya mampu memasarkan kakao langsung ke pasar namun juga mengembangkan agrowisata. Demikian juga koperasi pemasaran kopi di Aceh”, jelas fouder Gamal Institute tersebut.

Namun Gamal mengharapkan pesan dari Presiden Jokowi harus dapat terus diterjemahkan dalam kebijakan dan program pengembangan perkebunan. Lalu ia juga mengingatkan pemerintah daerah, bahwa pengembangan kelembagaan petani bukan proyek tapi bentuk tanggung jawab moral untuk mensejahterakan masyarakatnya. Dimana penguatan kelembagaan petani membutuhkan perhatian secara konsisten.

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish