• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday229
mod_vvisit_counterYesterday1729
mod_vvisit_counterThis week5700
mod_vvisit_counterLast week11341
mod_vvisit_counterThis month31334
mod_vvisit_counterLast month47314
mod_vvisit_counterAll days506219

We have: 21 guests online
Your IP: 44.192.66.171
 , 
Today: May 19, 2021

Asosiasi Penangkar Rilis Harga Bibit Kakao

PDF Print

https://agrostore.com.ng/wp-content/uploads/2017/08/cocoa-nursery.jpg

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Dalam rangka memberi kepastian bagi konsumen dan memastikan penangkar menjual dengan harga yang wajar, Perkumpulan Penangkar Benih Perkebunan Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBTPI), merilis harga bibit tanaman perkebunan untuk tahun 2021.

Menurut Ketua Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBTPI) Badaruddin Sabang Puang, penetapan harga ini dilakukan agar konsumen bisa mendapatkan bahan tanam bermutu dengan harga wajar. Harga ini sekaligus menjadi acuan untuk mementukan bibit yang ditawarkan secara tidak rasional, apakah terlalu mahal atau terlalu murah sehingga beresiko pada mutu benih yang tidak layak.

“Harga ini didasarkan harga pasar, ongkos produksi dan manfaat dengan pertimbangan masih terjangkau konsumen namun manfaatnya masih melebih biaya yang dibayar. Di sisi lain penangkar bisa mendapatkan keuntungan yang untuk kemudian direinvestasi untuk peningkatkan kapasitas. Banyak dari harga rilis ini angka yang sama dari harga beberapa tahun sebelumnya ini sementara harga-harga produk lain sudah meningkat beberapa kali dampak dari inflasi”, jelas Badaruddin.

Adapun rilis harga benih perkebunan untuk 2021 di luar ongkos kirim, bibit kopi arabika Rp. 6.500/batang siap salur sementara kopi robusta Rp. 8.500/batang. Untuk kakao Rp. 6.000/batang untuk benih hibrida dan bibit kakao sambungan di angka 8.500/batang yang merupakan koreksi dari harga di tahun sebelumnya. Untuk karet di harga 8.500 per batang, kelapa dalam unggul nasional dalam polibeg Rp. 35.000/batang, lada Rp. 8.500/batang dan pala Rp. 13.000/batang. Sementara untuk tebu dipasarkan dengan harga Rp. 300 per mata. Lalu untuk kelapa sawit di harga Rp. 40.000/batang.

Selain itu Ketua PPBTPI juga menegaskan bahwa asosiasi akan mempercepat penerapan standarisasi pembibitan di tingkat anggota. Penangkar akan melakukan pembibitan sesuai dengan SOP yang sama sesuai dengan pedoman produksi benih yang diterbikan oleh pemerintah.

“Produsen benih juga akan diwajibkan untuk memiliki sertifikasi kompetensi dan mengembangkan sistem penelusuran. Sehingga konsumen dapat memperoleh benih dengan standaryang sama dari Aceh hingga Papua karena penangkar memilih keahlian yang memadai, dan menerapkan metoda pembibitan dengan acuan yang sama. Untuk tahun ini kami mau mencoba mengimplementasikan pada pembibitan kelapa sawit”, jelas Badaruddin.

Ir.Hindarwati Sudjatmiko, M.Sc, Sekretaris Dewan Pembina Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI), menyatakan perlu adanya transparansi harga bibit tanaman perkebunan. Seperti halnya perusahaan yang menghasilkan produk olahan umumnya merilis harga segara terbuka, sehingga masyarakat dapat mengakses dengan mudah dan mengetahui berapa harga yang wajar harus dikeluarkan untuk mendapatkan bibit yang bermutu. Sekiranya harga itu terlalu mahal maka konsumen juga akan yang mengkoreksi dengan membatasi pembelian, sehingga pengusaha dipaksa melakukan penyesuaian dengan meningkatkan efisiensi.

 

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish